KBR68H, Jakarta - Kementerian Perhubungan tak akan memberi sanksi kepada Manajemen Lion Air pasca penangkapan 3 pilot maskapai tersebut.
Direktur Jendral Perhubungan Udara Herry Bakti beralasan pihak manajemen selama ini kooperatif dan sudah dipanggil terkait peristiwa itu. Menurut Herry, manajemen juga sudah diperingatkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap para krunya.
"Lion terus dipanggil langsung, terus berkomunikasi kita. Selain itu Lion juga sudah mengirim pencabutan lisensi pilotnya. Kita juga sudah terus mengingatkan agar manajemen makin memperketat, sementara kita terus bekerjama dengan BNN untuk melakukan penangkapan dadakan."
Direktur Jendral Perhubungan Udara Herry Bakti. Tiga pilot Lion Air ditangkap karena mengkonsumsi narkoba. Manajemen Lion Air mengklaim akan melakukan pemeriksaan sampel urine secara berkala dan lebih mengintensifkan pengawasan pada pegawai dan awak pesawat.
Sebelumnya beberapa orang pilot tertangkap basah sedang mengkonsumsi narkoba di Surabaya Jawa Timur. Penangkapan ini merupakan upaya pengembangan dugaan penggunaan narkoba di lingkungan maskapai penerbangan, setelah sebelumnya seorang pilot Lion Air ditangkap di Makassae Sulawesi Selatan. Dari temuan ini, BNN menyebutkan profesi kerja pilot dan nahkoda kapal rawan menjadi pengguna dan pengedar narkotika.




